JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Tompi turut mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pandemi virus corona di Tanah Air.
Dalam kapasitasnya sebagai seorang dokter, Tompi mengerti bahwa ketidaksiapan bidang kesehatan menghadapi virus ini terjadi di seluruh negara.
Namun, kata Tompi dalam obrolannya bersama Helmi Yahya di video YouTube "Maksa Mudik Lebaran Bisa Menjadi Bencana Besar", semua lini masyarakat harus berperan aktif.
Baca juga: Deretan Selebritas Berbagi Makanan Gratis Saat Wabah Corona
"Daripada kita menggerutu, lebih baik kita bahu membahu untuk berbuat sesuatu. Sudah ngebantu kagak, jangan ngerecokin," kata Tompi, dikutip 优游国际.com, Selasa (7/4/2020).
Menurut Tompi, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan bawahannya di pemerintahan untuk memangkas sejumlah biaya yang lalu dialihkan untuk membantu masyarakat kecil.
"Idenya sudah ada tapi eksekusinya masih kurang cepat. Jadi tinggal kita bantu pecut aja nih hahaha. Pecut dalam arti masyarakat mendorong dong," ujar Tompi.
Baca juga: Tompi Beri Konsultasi Gratis Seputar Virus Corona Lewat Live Instagram
Pria kelahiran Lhokseumawe, Aceh ini lebih menyayangkan lagi masih ada masyarakat yang mengumpat kesal di Twitter ketimbang memberi masukan secara baik-baik.
"Ada sekelompok teman-teman yang mungkin kasar. Saya pribadi enggak nyaman. Mengumpat. Please lah pada dasarnya mana ada yang rela ngatur kerja membunuh warganya sendiri gitu," ucap Tompi.
Artis berusia 41 tahun tersebut menyetujui ucapan Helmi Yahya yang berpendapat kini bukan waktunya lagi saling membantah.
"Membantu tidak, marilah saling bantu membantu," tutur Tompi.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita 优游国际.com WhatsApp Channel : . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.