KOMPAS.com - Seperti apa peristiwa-peristiwa teraneh yang pernah terjadi di langit? Mulai dari bintang besar yang bersinar jutaan kali lebih terang dari matahari yang dikabarkan menghilang sampai rekaman video tentang UFO yang dirilis Pentagon, Amerika Serikat (AS).
Tiga fenomena itu menjadi peristiwa aneh di langit yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan. Seperti apa peristiwa-peristiwa tersebut?
1. Sebuah bintang besar yang hilang
Pernah dengar soal bintang besar yang hilang? Selama hampir 2 dekade, para astronom mempelajari sebuah bintang di galaksi yang berjarak 75 juta tahun cahaya.
Melansir The Atlantic, tahun lalu, bintang yang sangat panas dan bersinar biru kristal dan cahayanya lebih terang beberapa juta kali dari Matahari dilaporkan hilang tahun lalu.
Seorang mahasiswa doktoral bidang Astrofisika di Trinity College Dublin telah memeriksa berulang kali keberadaan bintang tersebut.
Para astronom lain juga mencari ciri khas dari cahaya bintang itu namun tetap saja, jejak itu lenyap.
Awalnya Allan dan astronom lain berpikir ini adalah kesalahan cuaca yang tidak bagus di Bumi pada hari di mana teleskop di pegunungan Chili Utara memeriksa keberadaan bintang itu.
Jadi, Allan dan rekan-rekannya melakukan observasi lain menggunakan observatorium yang berbeda beberapa bulan kemudian namun hasilnya tetap nihil.
Luar angkasa memang bisa menjadi tempat misterius dan mengejutkan, tetapi bintang seperti ini seharusnya tidak raib tanpa jejak.
Pada umumnya, bintang sebesar dan sepanas itu akan "mengakhiri" hidup mereka dalam ledakan kuat dan bercahaya, supernova, dan meninggalkan lubang hitam baru sebagai akibat ledakannya.
Baca juga:
2. Pesawat nirawak misterius tampak melayang di Colorado dan Nebraska
Beberapa penampakan drone atau pesawat nirawak misterius telah dilaporkan beredar di langit malam pedesaan Colorado dan Nebraska sehingga membuat penduduk lokal khawatir.
Menurut Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) dilansir dari TIME, penampakan itu terjadi pada pertengahan Desember tahun lalu.
Namun, para pejabat FAA tidak mengetahui siapa gerangan yang mengoperasikan drone tersebut.