KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia meresmikan dua jenis minyak goreng subsidi untuk masyarakat yakni MinyaKita dan minyak makan merah. Keduanya disebut menjadi alternatif minyak goreng dari pemerintah.
Baca juga: Kilas Balik MinyaKita, Lahir Ketika Minyak Goreng Langka di Indonesia
Meski sama-sama milik pemerintah, MinyaKita dan minyak makan merah memiliki beberapa perbedaan. Apa saja?
MinyaKita diresmikan oleh pemerintah melalui Menteri Perdagangan Republik Indonesia saat itu, Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Juli 2022.
Selang dua tahun kemudian, minyak makan merah kemudian diresmikan oleh mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Maret 2024.
Namun, pembangunan pabrik minyak makan merah di Sumatera Utara sudah disiapkan sejak 2022.
Baca juga: Apa Itu Minyak Makan Merah yang Diresmikan Jokowi pada 2024?
MinyaKita berwarna kuning jernih cenderung keruh dan dikemas dalam plastik kiloan, serta botol literan.
Sementara itu, meski warnanya belum umum di Indonesia, minyak makan merah berwarna merah, seperti namanya.
Baca juga: 5 Manfaat Kesehatan Minyak Zaitun, Bisa Jaga Kesehatan Jantung
View this post on Instagram